the Symphony of Living
call us now

+62 2950 6120 / 21

banner-image

News

Home > News Detail

Prioritas Land Bangun K2 Park Senilai Rp 1 Triliun

2014-01-27

image

PT Prioritas Land Indonesia berencana meluncurkan K2 Park, super blok yang terdiri dari 6 tower dan dibangun dengan dana investasi lebih dari Rp 1 triliun yang akan menjadi the symphony of living di daerah Gading Serpong. Marcellus Chandra, Presiden Direktur Prioritas Land mengungkapkan, pembangunan proyek ini terinspirasi dari gunung Zhang Jia Jie, Hunan, China. “Selama ini, belum ada gedung atau menara di daerah Gading Serpong dirancang secara arsetiktural yang unik dan menarik. Kita memiliki satu visi yaitu mengharmoniskan kehidupan di K2 Park yang akan menjadi lingkungan yang dinamis untuk mendukung gaya hidup kaula muda, keluarga muda, atau mahasiswa,” ujarnya dalam siaran pers Minggu sore kemarin. Menurutnya, The symphony of living adalah satu lokasi hunian yang terintegrasi antara alam, manusia, dan sekitarnya. Hal ini katanya, akan menciptakan suatu symphony yang harmonis. “Lokasinya sangat strategis dikelilingi oleh pusat pendidikan, rumah sakit, perkantoran, dan pusat belanja bertaraf internasional yang dapat ditempuh dalam hitungan menit. Area ini merupakan lokasi emas diantara Lippo Karawaci, Gading Serpong, BSD, Alam Sutera, dan Modernland,” katanya. Marcell menjelaskan, dengan total lebih dari 2500 unit dirancang untuk mendukung kelestarian lingkungan dengan dibuatnya barisan water pod menyerupai pepohonan di sepanjang jalur pedestrian hijau, lengkap dengan fasilitas-fasilitas mewah dan berkualitas. “K2 Park merupakan kawasan mixed-use development hadir dengan konsep sunken plaza dengan pusat perbelanjaan bawah tanah. Residensial di atas lahan seluas 3 hektar,” tambahnya. Sebagai informasi, proyek ini nantinya akan terdiri dari 4 tower apartemen yang berisi dari 2.500 unit, 1 tower perkantoran hibrid (jual dan sewa) bertajuk Education Tower, dan 1 tower hotel. K2 Park dirancang oleh Ark Design, terdiri dari dari 32 lantai dan akan mulai melakukan groud breaking (pemancangan tiang pertama) pada Oktober tahun ini serta akan selesai pada pertengahan 2018. Dan proyek multifungsi (mixed use development) ini akan dipasarkan mulai 15 Februari 2014 dengan harga mulai dari Rp 350 juta.